raSains.com - Suatu saat nanti, mungkin umat manusia akan memakai lensa
kontak (softlens) ataupun kacamata. Ini
adalah ramalan yang banyak orang yakini. Pasalnya perkembangan teknologi
memaksa manusia modern harus betah melihat layar komputer dan smartphone.
Dan kita tahu, jika blue
light (sinar biru) dari layar berdampak buruk bagi kesehatan mata. Sebuah studi yang dilakukan pada 2011 lalu,
menunjukan jika penggunaan smartphone yang
berlebihan meningkatkan resiko terkena mata minus.
Jika hal ini terus berlanjut, tentu semua orang bakal
menggunakan kacamata ataupun lensa kontak. Mengerikan bukan? Untungnya sebuah
penemuan mampu mengusir nujum mengerikan tersebut.
Penemuan itu bernama Ocumetric. Sebuah lensa mata bionik yang bisa memulihkan mata minus dan meningkatkan ketajamannya hingga tiga kali
lipat. Tertarik membelinya?
Mata dengan kemampuan super
![]() |
| Credit: Brian Fuller |
Ocumetics merupakan lensa bionik yang dikembangkan oleh ahli
mata asal Kanada bernama Dr. Gart Webb. Risetnya sendiri memakan waktu hingga 8
tahun dan menghabiskan biaya sebesar$3 miliar (sekitar Rp40 triliun).
Berbeda dengan lensa kontak biasa yang bisa dipasang dan
dicopot, penggunaan Ocumetrics bersifat permanen. Pemasangannya juga harus
melalui prosedur operasi. Untungnya operasi pemasangannya hanya memakan waktu 8
menit saja.
Saking cepatnya, bahkan obat bius tidak dibutuhkan. Begitu
selesai, ketajaman matamu akan meningkat drastis layaknya manusia super. Dr. Gart memberikan
perbandingan seperti ini, jika mata normal membutuhkan jarak 10 meter untuk
melihat jam di dinding, maka pengguna Ocumetics dapat melihatnya dari jarak 30
meter.
Selain memperbaiki mata minus, Ocumetric juga mampu
menurukan resiko terkena katarak serta melemahnya mata akibat usia. Dengan kata
lain, kemampuan penglihatan pengguna Ocumetric tidak akan menurun akibat
bertambahnya usia.
Tidak semua ‘masalah’ mata dapat diatasi
![]() |
| Seperti ini bentuk lensa bionik Ocumetics dari dekat. |
Apakah teknologi ini dapat menyelesaikan semua permasalahan
mata? Jawabannya tidak. Ocumetics memiliki batasan tersendiri. Dikuti dari
situs resminya, ada enam masalah mata yang tidak bisa disembuhkan dengan lensa
bionik ini yaitu:
- Kornea berawan yang disebabkan trauma atau masalah lain.
- Mata yang telah kehilangan kornea yang disebabkan operasi katarak atau lepas secara alami.
- Kerusakan pada macula atau bagian tengah kornea.
- Faktor genetika.
- Kerusakan atau gangguan pada saraf optik
- Kerusakan otak yang mengakibatkan hilangnya penglihatan.
2 tahun lagi baru dapat dinikmati
![]() |
| Penampakan Ocumetics |
Sayangnya kamu perlu bersabar beberapa tahun lagi untuk bisa
menikmati lensa bionik ini. Pasalnya, ijin peredaran Ocumetics masih dalam
proses peninjauan oleh FDA (Food and Drug Administration). Itu juga baru untuk
Eropa dan Kanada.
Sedangkan untuk global sepertinya bakal memakan waktu yang
sedikit lebih lama. Lalu berapa perkiraan harganya? Menurut situs resminya,
harganya sekitar $3.200 (sekitar Rp41 juta) untuk satu mata. Harga ini bisa
berubah tergantung dari peralatan operasi yang digunakan.
Tonton wawancara langsung dengan sang penemu Ocumetics
Bagi yang ingin menonton video wawancara Dr. Gart sang
penemu Ocumetics, kalian bisa menyaksikannya di bawah ini. Kamu bakal menemukan
informasi yang lebih detail dalam video garapan City tersebut.
Sumber gambar sampul: Trianons Oficial




1 komentar:
Write komentarOMG , Amazing !! Everything Informative
ReplyThis Is really Ah Very good post. Taking the time and actual effort to produce a superb article…
Thanks For Sharing
also Visit Our Sites
http://wrestletag.com/
EmoticonEmoticon