
raSains.com - Sebagai anak muda, nongkrong adalah barang yang wajib.
Paling tidak dalam seminggu, kamu pasti meluangkan waktu untuk nongkrong. Meski
kadang orang tua memandang sebelah mata aktivitas ini.
Mereka menganggap nongkrong adalah kegiatan yang buang-buang
waktu dan tidak berguna. Namun benarkah apa yang mereka katakan? Belum tentu
juga.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan beberapa waktu yang
lalu, nongkrong ternyata dapat bikin kamu berumur panjang lho. Makin sering
kamu nongkrong makin panjang umur kamu. Lho kok bisa?
Makin luas pertemanan kamu, makin panjang umurmu
![]() |
| Credit: Bekassine |
Penelitian soal pengaruh nongkrong terhadap umur seseorang
telah dilakukan oleh PLOS Medicine di tahun 2010. Para peneliti menemukan jika
seseorang yang lebih banyak menghabisakan waktunya sendiri memiliki resiko
kematian yang lebih tinggi dibanding mereka yang sering nongkrong.
Pasalnya orang-orang semacam itu lebih rentan terkena gaya
hidup yang buruk. Misalnya jarang berolahraga, mengonsumsi rokok dalam jumlah
hal yang besar dan aktivitas-aktivitas negatif lain. Fakta ini merupakan
kesimpulan yang diambil dari analisa 148 kasus.
Lalu kenapa nongkrong menjadi salah satu indikator dalam
penelitian ini? Jawabannya sederhana. Menurut Julianne Holt-Lunstard, anggota
asosiasi psikologi di Brigham Young, mengatakan hubungan pertemanan secara
tidak langsung mendorong seseorang untuk hidup lebih sehat.
Misalnya ketika kamu merasa kurang enak badan ketika
nongkrong. Teman kamu pasti bakal menyarankanmu untuk segera pergi ke dokter. Bahkan
menawarkan diri untuk mengantarmu ke sana.
Selain itu, keberadaan teman juga dapat mengalihkan emosi
negatif dari dalam diri kamu. Sekarang bayangkan ketika kamu curhat mengenai
masalah yang tengah dihadapi ke seseorang, bukankah perasaanmu jadi lebih
tenang dan lega?
Nongkrong bareng orang tua juga bisa bikin mereka berumur panjang
![]() |
| Credit: Alex Krasavtev |
Efek nongkrong terhadap umur panjang tidak hanya berlaku
bagi anak muda saja, namun juga orang tua. Ternyata makin tua seseorang makin
mengecil pula lingkaran sosialnya. Akibatnya hanya sedikit orang yang bisa
menghabiskan waktu dengan mereka.
Hal ini membuat mereka merasa kesepian. Dan tahukah kamu
jika kesepian dapat meningkatkan resiko kematian seseorang. Tingkat bahayanya
dapat kamu samakan dengan rokok. Fakta mengejutkan ini didapatkan dari hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Public
Library Science.
Menurut penelitian tersebut, kesehatan seseorang tidak hanya
dipengaruhi oleh faktor-faktor fisik namun juga psikologi. Stres, depresi, dan
kesepian merupakan faktor psikologis yang dapat memicu beragam penyakit bagi
orang tua.
Lalu bagaimana jika kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan
hingga tidak bisa ngobrol barsama
orang tua? Kamu bisa mendorong mereka untuk mengikuti berbagai kegiatan yang
melibatkan banyak orang, misalnya ikut kelompok pengajian.
Di sana orang tua dapat berinteraksi dengan sesamanya. Hal
ini dapat mencegah perasaan kesepian timbul dalam diri mereka. Apalagi di
Indonesia hampir di tiap tempat ada kelompok pengajian rutin, terutama tiap
malam jumat.
Namun jangan lupa untuk tetap meluangkan waktu bersama
mereka. Tak perlu membawa mereka liburan, cukup ngeteh bersama sambil membicarakan topik-topik ringan. Apakah kamu
sudah melakukan hal ini?
Yuk nonton versi video artikel ini
Bagi yang belum cukup puas dengan penjabaran di atas atau lagi
malas membaca artikel, kalian bisa menonton video dari MentalFloss di bawah
ini. Kalian akan menemukan 26 fakta menarik menurut sains seputar pertemanan.
Setelah kamu mengerti semuanya, kini tak perlu lagi donk repot-repot cari tips agar berumur
panjang di internet lagi. Karena tipsnya cukup satu saja yaitu sering
nongkrong!
Suka dengan artikel di atas? Baca juga artikel menarik seputar kesehatan atau artikel lain dari raSains.


EmoticonEmoticon